+6285219605666 ciptagrafika@gmail.com

Jika Anda adalah pengelola bisnis, maka membuat kartu nama untuk orang yang terlibat dalam perusahaan sangat diperlukan. Setelah Anda memiliki logo, warna merek berkarakter, dan ide rancangan kartu yang diinginkan, Anda siap untuk mulai mendesain kartu nama! Cukup ikuti 8 langkah di bawah ini untuk menentukan desain kartu bisnis mana yang paling cocok untuk Anda.

Baca juga: 4 Pilihan Hiasan Kalender untuk Dekorasi Rumah dan Kantor Anda

1. Tentukan Bentuk yang Anda Ingin

Mendesain kartu nama yang unik

99designs

Jika Anda sudah memutuskan kartu nama biasa yang berbentuk persegi panjang, Anda bisa melewatkan step yang pertama ini. Saat ini, teknik percetakan sudah semakin maju dan terjangkau. Para desainer yang sudah ahli mendesain di bidang cetak banyak bereksplorasi bentuk alternatif untuk kartu. Jika Anda ingin bentuk yang unik, cobalah dengan memotong kartu nama menggunakan teknik die-cutting. Teknik pencetakan die-cutting memungkinkan memotong bentuk apa pun yang Anda inginkan dan bisa mencetak dalam jumlah besar.

Pemilihan bentuk dapat Anda sesuaikan dengan berbagai hal. Jika Anda ingin yang ramah budget, maka potongan kartu yang lebih mudah seperti persegi panjang cenderung akan lebih murah. Selain itu, pertimbangkan pula bentuk yang memudahkan untuk dibawa dengan dompet sehingga bentuknya tidak akan rusak saat disimpan.

2. Pilih Ukuran Kartu

Keputusan Anda selanjutnya adalah menentukan ukuran kartu. Setiap negara memiliki standar ukuran kartu yang berbeda. Agar bentuk kartu nama sesuai dengan keinginan, perhatikan garis-garis tertentu yang menjadi penanda saat kartu akan dipotong. Anda dapat mendiskusikannya dengan pihak percetakan mengenai format yang tepat agar tidak ada bagian yang terpotong.

3. Tambahkan Logo dan Grafik Lainnya

mendesain kartu nama harus menyertakan logo yang sesuai

Sekarang mulai fokus pada tampilan visual dari desain kartu bisnis Anda, pertama dan yang paling utama adalah logo. Logo Anda harus terlihat dan menjadi pusat perhatian pada kartu bisnis Anda, meskipun hiasan lainnya juga berpengaruh.

Jangan lupa bahwa kartu nama memiliki dua sisi yang dapat Anda gunakan. Salah satu strateginya adalah gunakan satu sisi kartu nama secara khusus untuk logo, sementara sisi lain menampilkan informasi kontak dan pribadi. Namun, lebih baik lagi jika logo bisnis ada di kedua sisi, hanya saja di sisi kontak ukuran logonya jauh lebih kecil.

Meskipun gaya minimalis adalah pilihan populer untuk kartu nama, jika ruang kosong pada kartu tidak cocok untuk Anda, Anda dapat mengisinya dengan grafik tambahan. Dalam industri seperti pakaian anak-anak, penambahan gambar atau doodle yang khas seperti hewan akan membuat kartu nama Anda menjadi berkarakter.

Grafik tambahan berfungsi dengan baik untuk menunjukkan identitas merek Anda. Anda dapat mengomunikasikan merek Anda melalui visual, termasuk warna. Misalnya, jika Anda ingin terlihat santai atau ramah, kartun lucu dan beberapa warna cerah bisa membantu.

4. Tambahkan Teks yang Diperlukan

Langkah selanjutnya bagi Anda adalah memutuskan tulisan apa saja yang akan dicetak pada kartu bisnis. Mendesain kartu nama tidak mungkin terlepas dari tulisan. Karenanya, sertakan tulisan berisi informasi yang sekiranya dibutuhkan oleh klien dan rekan bisnis Anda agar masih ada ruang kosong untuk grafik pada kartu.

5. Pilih Tipografi yang Sesuai

Setelah tahu apa yang ingin Anda tuliskan, Anda dapat memilih tampilannya. Untuk kartu nama, pastikan teks yang ditulis dapat terbaca dengan jelas. Jangan lupa untuk menyisakan sedikit ruang sehingga kartu nama tak terlihat padat.

pertimbangkan tipografi yang tepat saat mendesain kartu nama

Elemen pada tipografi terbagi menjadi tiga kategori utama:

– Ukuran

Agar seluruh informasi terbaca, pastikan tampilan semua teks Anda menonjol, jadi silakan variasikan ukuran teks. Pertimbangkan pula ruang kosong — Anda tidak ingin membuat kartu terlihat berantakan, jadi biarkan teks Anda secukupnya sehingga ada banyak ruang untuk tambahan

– Font

Ingatlah untuk memilih font yang mewakili kepribadian yang Anda tuju. Entah itu memilih font yang bersih dan modern, font yang elegan, atau font serif yang klasik dan tak lekang oleh waktu, semuanya harus Anda pertimbangkan.

– Warna

Di sinilah warna merek yang sudah ada menjadi berguna. Pilih warna teks yang cocok dengan warna latar belakang kartu Anda. Warna yang mirip mungkin terlihat bagus tetapi akan sulit dibaca, jadi bereksperimen lah dengan warna yang kontras.

Aturan penting tipografi adalah memprioritaskan keterbacaan di atas segalanya. Tidak peduli seberapa artistik font Anda jika tidak ada yang bisa membaca, maka sia-sia saja.

6. Pertimbangkan Hasil Akhir yang Istimewa

Setelah Anda mencapai tahap akhir, inilah saatnya untuk mulai melakukan finishing saat di cetak. Percetakan tertentu menawarkan hasil akhir khusus yang dapat memberikan kesan yang bertahan lama.

Mengembos – Teknik ini menciptakan relief tiga dimensi, membuat area tertentu terlihat “menonjol”.

Letterpressing – Pencetakan letterpress mendorong kertas ke bawah saat menandainya sehingga membentuk tekstur yang unik. Hasilnya seperti ukiran, biasanya dilakukan dengan tinta khusus.

Stamping foil – Jika Anda menginginkan hasil akhir yang berkilau, Anda dapat menerapkan cetakan kertas timah pada gambar atau bahkan hanya sebagian gambar. Ini juga berfungsi untuk memberi aksen pada teks, jika Anda telah memilih jenis huruf yang cukup tebal.

Lapisan UV spot – Banyak kartu memiliki pernis yang halus untuk menciptakan tekstur yang halus dan berkilau. Gunakan saat Anda ingin menonjolkan area tertentu dibanding area lainnya, jangan lupakan komposisi secara keseluruhan agar bagian yang berkilau nyaman untuk dipandang.

Acuan: 99designs dengan perubahan.